Tingkat Okupansi Hotel Berbintang Capai 40,14 Persen pada November 2020

 

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat okupansi hotel berbintang atau Tingkat Penghunian Kamar (TPK) meraih 40,14 prosen pada November 2020.

Tingkat Penghunian Kamar bulan November 2020 mengalami penurunan sebesar 18,44 poin jika dibandingkan dengan TPK bulan November 2019 yang tercatat sebesar 58,58 persen.

“Penurunan TPK hotel klasifikasi bintang ini berjalan di seluruh provinsi jika Provinsi Gorontalo yang meningkat sebesar 10,01 poin dan Provinsi Kalimantan Utara yang naik tipis sebesar 0,16 poin,” demikian dikutip dari Berita Resmi Statistik (BRS), Senin (4/1/2021).

Persentase TPK tertinggi tercatat di Provinsi Lampung sebesar 59,14 persen, diikuti oleh Provinsi Gorontalo sebesar 58,80 persen, dan Provinsi Kalimantan Tengah sebesar 58,21 persen. Sebaliknya, kadar TPK paling rendah tercatat di Provinsi Bali sebesar 9,32 persen.

Penurunan tertinggi berjalan di Provinsi Bali sebesar 50,14 poin, diikuti oleh Provinsi Kepulauan Riau, Bengkulu, dan Maluku Utara masing-masing sebesar 31,92 poin, 23,87 poin, dan 22,51 poin.

“Sementara itu, penurunan paling rendah tercatat di Provinsi Kalimantan Tengah sebesar 0,23 poin, diikuti oleh Provinsi Sulawesi Tengah sebesar 0,29 poin dan Provinsi Maluku sebesar 1,56 poin,” demikian dikutip Liputan6.com.

Dibanding Bulan Oktober

Di sisi lain, TPK bulan November 2020 justru mengalami kenaikan sebesar 2,66 poin jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 37,48 persen.

Peningkatan berikut berjalan di sebagian besar provinsi dengan kenaikan tertinggi berjalan di Provinsi Gorontalo, yaitusebesar 17,79 poin. Kemudian diikuti oleh Provinsi Papua Barat dengan kenaikan sebesar 15,34 poin dan Provinsi Sulawesi Tengah sebesar 10,54 poin.

“Sebaliknya, sebagian provinsi mengalami penurunan layaknya Provinsi Bengkulu sebesar 4,43 poin, Provinsi Maluku sebesar 1,72 poin, dan Provinsi Sumatera Utara sebesar 1,68 poin,” tutup laporan BPS.